Gunung Sinabung Meletus Lagi, Pengungsi Bertambah 3.734 Jiwa

Posted: 14 November 2013 in Umum
Tags: ,
Gunung Sinabung Meletus Lagi, Pengungsi Bertambah 3.734 Jiwa
(Antara/Septianda Perdana)

Liputan6.com, Jakarta : Aktivitas Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara masih sangat tinggi. Setelah beberapa kali meletus, kini kembali meletus. Akibatnya, ribuan warga terpaksa mengungsi.

“Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi melaporkan pada Kamis pukul 11.54 WIB, Gunung Sinabung meletus kembali,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (14/11/2013).

Sutopo menjelaskan, ketinggian letusan mencapai 5.000 meter dengan arah angin barat daya. “Intensitas erupsi Gunung Sinabung masih tinggi dan frekuensi gempa vulkanik masih meningkat. Status gunung masih Siaga Level III.”

Seringnya letusan Gunung Sinabung tersebut, lanjut Sutopo, menyebabkan masyarakat di sekitar gunung cemas dan terpaksa mengungsi. Saat ini tedapat 5.535 jiwa yang mengungsi berasal dari 8 desa yang tersebar di 11 titik pengungsian. Sebelumnya pada hari Minggu hanya ada 1.801 jiwa pengungsi.

Menurut Sutopo, bertambahnya jumlah pengungsi tersebut berasal dari 4 desa yang tidak direkomendasikan PVMBG untuk mengungsi. Yaitu Desa Gurukinayan, Berastepu, Sigarang-Garang, dan Sibintun. Sedangkan 4 desa yang direkomendasikan mengungsi adalah Desa Mardinding, Sukameriah, Bekerah dan Simacem.

Tanggap Darurat

“Masa tanggap darurat masih ditetapkan hingga 16 November. Kebutuhan logistik hingga kini masih mencukupi. Puncak awan Gunung Sinabung masih tertutup awan tebal bercampur abu vulkanik. Aktivitas gunung masih tinggi. Potensi letusan masih terjadi dan tidak ada korban,” jelas Sutopo.

Sudah 2 kali Gunung Sinabung erupsi sejak Kamis pagi. Erupsi pertama terjadi pukul 06.57 WIB dengan ketinggian asap 7.000 meter dengan erupsi selama 1.056 detik dan arah angin ke barat daya. Luncuran awan panas mencapai kejauhan 1 kilometer hingga menyebabkan hujan abu cukup tebal.

Berikut sebaran 5.535 jiwa pengungsi di 11 titik:
1. Losd Peskan Tigandreket (940 jiwa) dari Desa Mardinding
2. GBKP Payung (303 jiwa) dari Ds Sukameriah
3. Masjid Payung (110 jiwa) dari Ds Sukameriah
4. Losd Desa Naman (481 jiwa) dari Ds Bekereah dan Simacem
5. Zentrum GBKP Kabanjahe (421 jiwa) dari Ds Gurukinayan
6. GBKP Simpang Enam Kabanjahe (379 jiwa) dari Ds Gurukinayan
7. Serbaguna/KNPI Kabanjahe (400 jiwa ) dari Desa Bekerah, Simacem, Berastepu
8. Klasis GBKP Kabanjahe (270 jiwa ) dari Ds Sibintun, Berastepu, Sigarang-garang
9. Masjid Agung Kabanjahe (453 jiwa) dari Ds Gurukinayan, Berastepu
10. Paroki Gereja Katolik (578 jiwa) dari Ds Gurukinayan, Berastepu, Sigarang-garang
11. GBKP Kota Kabanjahe (1.200 jiwa ) dari Ds Sibintun, Berastepu.

Posted: 14/11/2013 13:42

(Rmn/Sss)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s