Menanam Bakau Untuk Mengurangi Abrasi dan Menahan Tsunami

Posted: 24 June 2011 in Go Green, KUTIPAN, RIMBA ANOA, Sekitar Sultra, Umum
Tags: , ,

Negara Indonesia adalah negara maritim yang dikelilingi oleh banyak lautan.Penanaman bakau di kawasan pesisir pantai harus segera dilakukan sebab selain dapat mencegah abrasi, bakau juga mampu menahan gelombang pasang air laut (tsunami), sehingga memperkecil risiko yang dihadapi masyarakat yang terkena gempa.

“Kenyataan di berbagai daerah menunjukkan hutan bakau mampu menahan gelombang laut (tsunami). Kini, saatnya digalakkan budidaya bakau,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Statistik Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) Aji Sularso.

Kesadaran masyarakat untuk membudidayakan sekaligus memelihara hutan bakau tergolong sangat rendah. Hal itu terbukti dari luas hutan bakau cenderung merosot dari tahun ke tahun.

Pada tahun 1982, luas hutan bakau mencapai 5,21 juta hektar. Akan tetapi, pada tahun 1987 hanya tersisa 3,24 juta hektar, lalu tahun 1993 menyisakan 2,5 juta hektar, dan pada tahun 2005 berkurang lagi tinggal menjadi sekitar 1,5 juta hektar.

Menurut Aji Sularso, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah merehabilitasi hutan bakau yang telah rusak dan hancur akibat ulah manusia. Alasannya, lokasi tersebut terbukti cocok untuk ditanami bakau.

“DKP dan Departemen Kehutanan telah memiliki visi dan persepsi yang sama tentang rehabilitasi dan penanaman bakau. Mungkin visi ini perlu ditularkan kepada semua pihak agar secepatnya dilakukan kegiatan nyata di lapangan,” ujar Sularso.

*Sumber : Berbagai Media

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s